Sabtu, 01 Desember 2018

Ceritaku Melanjutkan kuliah dari D3 ke S1 Teknik Sipil

Desember 01, 2018 6 Comments
Holaaaaa.....
Long time no seee guysss....hehehe...
Kali ini aku kembali dengan cerita terbaruku. yuhuuuu....
Jadi di postingan kali ini, aku mau cerita soal aku yang kembali kuliah ke S1 dari D3. semoga postingan ini membantu temen temen yang juga mau ngambil S1 setelah lulus dari D3.

melanjutkan-kuliah-d3-ke-s1

Nah seperti yang mungkin kalian semua sudah tau, setahun yang lalu aku baru aja lulus dari pendidikan D3 Teknik Sipil ku di sebuah Politeknik Negeri. Setelah lulus, ada satu pertanyaan yang selalu muncul dari orang orang yang aku temuin. "Habis ini langsung lanjut S1 atau mau kerja dulu?". Dan aku selalu jawab, nggak pengin kuliah lagi. Karena jujur aja aku eneg sama sipil akibat tugas akhir yang sangat berat itu wkwkwkwk....

Tapi setelah istiahat dari hal hal berbau Teknik Sipil selama hampir setahun, aku kemudian kerja di kantor ku sekarang. Dan aku mulai ngerasa kangen banget buat kembali kuliah dan muncul keinginan buat belajar lagi di sipil. Akhirnya setelah penuh pertimbangan, aku memutuskan untuk kembali mendaftar kuliah dan melanjutkan ke S1.

Mungkin kalian mikir, ngapain sih lanjut S1 dari D3 aja dibikinin tulisan segala. Jadi aku sering banget ketemu sama orang, trus mereka nanya "Kalo lanjut ke S1 dari D3 berarti langsung ngerjain skripsi dong". Yang awalnya  aku pikir mereka ngomongnya bercanda ternyata emang serius. Nggak bohong sih, dulu aku juga mikir kayak gitu. Jadi disini aku mau kasih pencerahan sedikit tentang melanjutkan pendidikan dari D3 ke S1.

Jadi pada dasarnya melanjutkan kuliah dari D3 ke S1 itu, mengambil apa apa saja mata kuliah yang dulu saat kita kuliah di D3 belum di ambil sesuai mata kuliah apa saja yang diakui oleh universitas kita, agar nantinya kita berhak menyandang gelar sarjana. Contohnya nih aku dulu mengambil program studi gedung, saat kuliah S1 ini aku banyak mengambil mata kuliah yang kaitannya dengan transportasi, jembatan, jalan, bangunan air, dan sebagainya.
 Sooo....nggak usah berlama lama lagi, mari kita langsung cerita soal tahapannya :

Pendaftaran
Seperti pendaftaran kuliah pada umumnya, sebelumnya aku membayar pendaftaran kuliah terlebih dahulu. Di kampus ku yang sekarang (Universitas Semarang) uang pendaftarannya 100 ribu rupiah. Setelah membayar uang pendaftaran, aku diberi formulir. Setelah formulir diisi, lalu diserahkan kembali beserta dengan data data diri seperti fotocopy kartu keluarga, fotocopy KTP, fotocopy ijazah dan fotocopy transkrip nilai dari kuliah D3 ku sebelumnya. Transkrip nilai ini nantinya digunakan untuk.... SKS yang telah diambil sebelumnya telah diambil di kampus lama, di...dengan SKS yang diakui oleh kampus baruku ini untuk melihat SKS apa saja yang akan aku ambil saat kuliah di kampus baru ini.

Konversi SKS
Proses pengkonversian sks ini sendiri berlangsung cukup cepat, kurang lebih 3 hari aku sudah dihubungi pihak kampus dan hasilnya sudah keluar. Karena di kampus yang dulu aku mengambil konsentrasi gedung, jadi hasilnya banyak mata kuliah sipil seperti jalan, transportasi, irigasi dan sejenisnya. Kurang lebih seperti ini hasil konversi sks nya.
melanjutkan-kuliah-d3-ke-s1


Di kolom pertama tertera mata kuliah/sks apa saja yang sudah aku ambil saat kuliah D3 dulu, di kolom sebelahnya adalah mata kuliah apa saja yang diakui oleh universitasku untuk dapat menyelesaikan pendidikan S1, dan di kolom paling ujung adalah mata kuliah apa saja yang harus aku ambil. Rata rata waktu untuk menyelesaikan pendidikan dari D3 ke S1 adalah 1,5 - 2 tahun, tapi tentu saja itu juga tergantung masing masing individunya lagi.

PAKEM, Acara pengenalan Kampus
Seperti mahasiswa baru pada umumnya, aku juga mengikuti acara pengenalan kampus. Hanya saja bedanya jika pengenalan kampus atau mos program regular pada universitasku dilaksanakan dalam seminggu, Untuk mahasiswa kelas sore hanya dilaksanakan satu hari secara penuh dalam hari minggu. Oh ya, Kelas sore ini tidak hanya berisikan mahasiswa lanjut dari D3 ke S1 saja,, tapi juga kelas regular sore yang mana mahasiswa nya bekerja pada pagi hari sedangkan sore harinya berkuliah.

Salah satu yang diinformasikan pada pengenalan kampus ini adalah bagaimana cara pengisian KRS (Kartu Rencana Studi) dan pembagian wali dosen.

Pengisian KRS
Beberapa hari setelah acara pengenalan kampus, lalu aku pun mengisi KRS seperti biasa sesuai jadwal yang sudah dibagikan di acara PAKEM. Jumlah maksimal pengambilan KRS adalah 24 SKS. Sayangnya karena saat jadwal pengisian KRS aku jatuh sakit dan baru bisa mengisi saat sore hari, sehingga aku hanya bisa mengambil 19 SKS untuk semester satu ini.

Oh ya ada juga perbedaan antara mahasiswa regular dan mahasiswa lanjutan dalam mengisi KRS. Mahasiswa reguler wajib mengambil mata kuliah sesuai paket yang sudah ditentukan kampus, sedangkan mahasiswa lanjutan sepertiku bebas mengambil mata kuliah apa saja tanpa ada kewajiban mengambil paket mata kuliah seperti mahasiswa reguler.

Masuk Kuliah
Pengalaman pertama kuliah dengan sistem moving class benar benar pengalaman baru buatku. Karena saat aku kuliah di Polines dulu selama 3 tahun kuliah, aku selalu memiliki teman sekelas yang sama. Rasanyan cukup menyenangkan bisa bertemu banyak teman dari berbagai angkatan.

Nah itu dia sedikit ceritaku soal melanjutkan kuliah dari D3 ke S1. Kalo ada pertanyaan atau kritik atau saran, langsung aja ke kolom komen yaaa....


Sabtu, 10 November 2018

Cara Membuat Blushon Tahan Lama

November 10, 2018 9 Comments
Hollaaaaa guysss....
Ketemu lagi nih sama aku, kali ini aku bukan mau merepiuw beauty product kayak biasanya. Yup...sesuai judul yang kalian baca, aku mau memberikan tips soal gimana bikin blushon tahan lama dipake seharian...
cara-membuat-blushon-tahan-lama

Buat aku blushon itu lumayan penting setelah lipstick buat tampilan sehari hari. Karena Setelah pake blushon, wajah bakal keliatan lebih seger gitu deh. Tapi kadang suka sedih, karena blushon baru dipake 2 jam aja kadang udah bubar jalan. akhirnya aku bereksperimen gimana caranya bikin blushon bisa tahan lama. Dari coba coba itu, aku baru sadar kalo blushon tahan lama nggak cuman dipengaruhi oleh blushon nya itu sendiri, tapi juga dari awal kita pakai skincare dan makeup. Nah buat yang penasaran, Let's Check it outttt....

MULAILAH DARI DASAR KULIT

Sebelum memulai menggunakan makeup, penting banget untuk membuat kulit kita menjadi lembab. So....jangan skip skincare ya. Kulit yang lembab akan membuat semua makeup termasuk blushon kita akan menempel pada kulit dengan baik.
Aku pernah beberapa kali menggunakan blushon dengan kondisi kulit yang kering. Karena aku memiliki pori pori yang besar, menggunakan blushon dengan kondisi kulit kering justru membuat pori pori ku terlihat lebih besar. selain itu blushon juga terlihat tidak menempel dengan baik dikulit sehingga blushon lebih cepat hilang dan tidak tahan lama. Oleh karena itulah kulit yang lembab baik bagi kulit berminyak, kulit kering maupun jenis kulit lainnya, merupakan kunci pertama dari blushon yang tahan lama.

PRIME YOUR SKIN

Tahap selanjutnya sebelum memakai makeup ialah primer. Primer yang biasa aku pakai ialah Pixy Radiant Finish, Pixy make it glow primer, Ponds instabright toneup dan Emin pore ranger. Menurutku cukup terlihat perbedaan saat aku menggunakan primer atau saat aku tidak menggunakannya.
cara-membuat-blushon-tahan-lama

Untuk Pixy dan Ponds walaupun dia tidak menahan minyak, tapi makeup yang kugunakan lebih menempel di kulit dan membuatnya lebih tahan lama. Sedangkan untuk emina pore ranger, dia lebih bisa menutup pori - pori ku yang besar, dan membuat tampilan makeup lebih flawless. Untuk penggunaanya sendiri, aku suka menggunakan emina di daerah T zone, dan pixy atau ponds di area selain t zone. Kalian sendiri bisa memilih primer yang sesuai dengan kebutuhan kulit kalian.


BASE MAKEUP

Setelah primer, base makeup seperti foundation juga memegang peranan penting disini. Aku mencoba berbagai base makeup mulai dari BB Cream hingga foundation dan menyimpulkan, semakin awet base makeup yang digunakan, semakin awet juga blushon yang kita gunakan. Begitu juga saat aku menggunakan base yang mudah "meleleh" dan membuat kulitku mudah berminyak, blushon jadi lebih mudah hilang.
cara-membuat-blushon-tahan-lama




BLUSH CREAM + BLUSH POWDER

Daripada memilih menggunakan blushon yang berbentuk cream atau blushon berbentuk powder, aku biasaya menggunakan keduanya sekaligus. Setelah menggunakan foundation atau BB Cream, aku menggunakan blushon cream terlebih dahulu. Blushon cream yang biasa aku gunakan ialah blushon cream Emina Cheecklit cream blushon shade pink, Brun brun pink magic cream and blush atau menggunakan lipstick dari wet n wild shade "Smokin Hot Pink". Pake lipstick sebagai blushon? yup...kalian bisa banget loh, menggunakan lipstick kalian sebagai blushon cream.
cara-membuat-blushon-tahan-lama

Setelah menggunakan blushon cream, aku menimpanya dengan blushon powder. Walaupun blushon cream yang aku gunakan berwarna pink, tapi blushon powder yang aku gunakan tidak hanya berwarna pink tapi juga warna lain seperti orange. Blushon favoritku adalah Emina cheecklit pressed powder shade "Violet Berry", Viva Fin Touch Blush on, Inez Blush On shade "Gold Dipped Brick",  dan wardah blushon nomer C.
cara-membuat-blushon-tahan-lama


Selain itu akhir akhir ini aku juga mencoba menggunakan blushon dari Purbasari Blushon daily series nomor , Mukka Blushon dan Red A Blush On nomor


SET DENGAN BEDAK

Setelah menggunakan blushon, jangan lupa "mengunci" nya dengan bedak agar lebih lebih lebih tahan lama lagi. Untuk sehari hari aku biasanya hanya meng-set nya dengan bedak tabur, tetapi jika ada acara atau aku ingin makeup tahan lebih lama, aku biasanya menambahkan menggunakan bedak padat diatasnya. 

Bedak tabur yang biasa aku gunakan ialah Marcks Loose Powder shade "invisible" atau Ponds BB Magic Powder. Untuk bedak padat, biasanya aku menggunakan Pixy Two Way Cake Cover Smooth, Marcks Venus Compact Powder, ataupun Purbasari Oil Control Matte Powder. Untuk pilihan bedak lainnya, kembali lagi kalian bisa meneysuaikan dengan tipe kulit kalian.
cara-membuat-blushon-tahan-lama

cara-membuat-blushon-tahan-lama
Add caption


KUNCIAN TERAKHIR, SETTING SPRAY

Buat menambah ketahan lamaan blushon, kalian bisa amenyemprotkan setting spray. Selain membuat blushon lebih tahan lama, memakai setting spray membuat makeup tidak terlihat "dempul" dan membuat hasil makeup terlihat natural dan menyatu dengan kulit.

Setting spray yang sering aku gunakan ialah Pixy Aqua Beauty Protecting Mist
cara-membuat-blushon-tahan-lama
cr : google

Nah itu dia tadi beberapa tips dari aku untuk membuat blushon lebih tahan lama. produk produk yang aku sebutkan di atas tadi hanya rekomendasi dariku sesuai dengan keadaan kulit ku yang kombinasi cenderung kering. Kalian bisa banget loh menggunakan produk yang sesuai dengan tipe dan kebutuhan kulit kalian.


Sabtu, 27 Oktober 2018

Review Purbasari Lipcream Hi-Matte (Shade terbaru)

Oktober 27, 2018 5 Comments
Haiii semuanya....
Balik lagi nih. Sesuai yang aku janjiin di postingan event Purbasari Influencer Academy kemarin, kali ini aku mau mereview soal lipcream purbasari shade yang terbaru. Penasaran seperti apa reviewnya? Let's check it out....

PACKAGING dan APLIKATORnyaa.....
Untuk packaging purbasari lipcream yang shade terbaru ini, tidak ada perbedaan dengan shade yang lama. Pertama ada kotak nya yang berwarna hitam dof yang bikin dia keliatan elegan, dan dibagian bawahnya terdapat seperti lubang untuk melihat warna lipcream di dalamnya.


Untuk sisi sisi sampingnya terdapat informasi produk sepert ingerdients, berat produk, tanggal kadaluarsa, no bpom serta logo halal.

Sementara di bagian atasnya, terdapat nama shade dan warna shade lipcreamnya.


Untuk tube nya sendiri berbentuk kotak dan transparan, sehingga kita bisa tau apa warna lipcreamnya. Aku bener bener suka sama packagingnya purbasari lipcream hi-matte ini, mulai dari box hingga tube nya. Semua nya memberi kesan elegan dan mahal, walaupun harganya sendiri sangat terjangkau.

Untuk aplikatornya sendiri terbilang mungil, tetapi mudah digunakan bahkan saat digunakan untuk menjangkau sudut sudut bibirku
.

INGREDIENTSnyaa.....
Isododecane, Pentaerythrityl Tetraisostearate, Ricinus Communis Seed Oil, Cyclopentasiloxane, Talc, Silica Dimethylsilylte,  Silica, Glyceryl Behenate, Beeswax, Octyl Methoxycinamate, Tribehenin, Disteardimonium Hectorite, Caprylic/Capric Triglyceride, Tocopheryl Acetate, Propylene Carbonate, Methicone, Aroma, Propylparaben, Hydrogen Dimethicone, BHT
May contain : CI 77891, CI 15850:1, CI 77492, CI 77491, CI45410:2, CI 19140:1, CI 15850:2, CI 77499.

PRODUKnyaaaa....
Awal mereka ngeluarin ke 6 shade baru ini, sejujurnya aku bener bener nggak tertarik. Karena dulu aku pernah punya shade lama mereka, dan aku ngerasa nggak suka karena membuat bibirku yang kering tambah kering, walau mereka sendiri punya ketahanan yang bagus banget. Tapi gak tau kenapa, waktu main ke booth nya purbasari di toko lariss jadi penasaran. Apalagi pas liat warnanya yang "Ixia" gemes sendiri. Akhirnya aku pun bawa pulang si "Ixia", dan ternyata dia enak banget guys.... Sepertinya purbasari ini memperbarui formulasi lipcreamnya. Dan pas aku dapet semua shade barunya waktu acara Purbasari Influencer Academy aku langsung excited pengen nyobain.


Dan kesimpulanku setelah nyobain semuanya, ini lipcream beneran enak banget. Walaupun dia mempunya tekstur yang creamy, saat di apply terasa enteng seperti tidak menggunakan lipcream. Dan juga saat di apply, lipcream ini mudah untuk dibaurkan. Selain itu dipakai dalam waktu lama, dia  tidak membuat bibir kering. 

Untuk ketahanannya masih sangat bagus seperti shade - shade sebelumnya. 8 jam dipakai warnanya masih ada, walau tidak seterang saat pertama di apply. Dan waktu aku pakai untuk makan berat yang berminyak warnanya memang agak hilang sedikit, tetapi masih tetap terlihat seperti memakai lipcreamnya.

Untuk aromanya sendiri dia mempunyai wangi yang manis, seperti permen tutti fruity. Baunya sendiri setelah lama kita pakai, akan perlahan menghilang. 

Nah ini dia swatches warnanya dan penjelasanku :


06. Dahlia
Warna dahlia ini merupakan warna merah cabai. Dia bisa memberikan kesan segar dan ofcourse bikin kulit dan gigi tampak lebih cerah saat memakainya di bibir.

07. Viola
Warna viola merupakan warna pink fuschia. Saat lihatwarna ini, ini adalah warna yang paling tidak aku minati. Kenapa? karena setiap aku warna pink fuschia yang aku coba biasanya cool tone, sedangkan aku memiliki type warm tone. Sehingga saat aku pakai dia terasa aneh. Tapi saat aku mencoba ini, dia seperti masuk dengan warna dan undertone kulitku. Sekilas shade ini seperti Zinia di seri sebelumnya. Tetapi dia tidak seterang dan se neon zinia.


08.Lunaria
Satu lagi warna yang awalnya aku pikir tidak akan masuk ke kulitku, tapi ternyata aku salah. Warna shade lunaria ini pink nude dengan ada hint coklat nya sedikit. Shade ini seperti MLBB untukku sehingga aku menggunakan warna ini biasanya jika mau menampilkan kesan anak baik baik karena dia memberi kesan muda dan cute. 

09. Ixia
Warna terfavorit diantara semua shade baik yang baru maupun lama. Warna dari shade Ixia ini coklat muda nude, yang saat aku gunakan seperti warna bibirku tapi tetap terlihat menggunakan lipcream. Bisa dibilang ini MLBB versi coklat lah.

10. Ayanna
Warna untuk shade ayanna ini coklat dengan hint merah. 

11. Magnolia
Jika dilihat sekilas, warna untuk shade ayanna dan magnolia inti terlihat sangat mirip. Tapi jika kita perhatikan lagi keduanya cukup berbeda. Perbedaannya adalah jika si ayanna warnanya lebih cenderung ke coklat, si magnolia ini lebih cenderung ke merah.


HARGAnyaaa...
Harga lipcream ini ada di kisaran Rp . 40.000,00 - Rp. 45.000,00


RATINGnyaaa...
9/10





Jumat, 26 Oktober 2018

NGOPCAN7 : Kupas Tuntas Fakta dan Mitos Skincare

Oktober 26, 2018 0 Comments
Holaaaaa.....
I'm Back again nihhh....
Jadi di postingan kali ini, aku mau membahas apa aja yang aku dapet di Ngopi Cantik (Ngopcan)  bersama Beautiesquad yang ke 7. Untuk Ngopcan kali ini seperti yang bisa kalian lihat dijudul, membahas soal fakta dan mitos apa aja yang ada seputar skincare. Dan yang mengisinya kali ini adalah kak Azzahra Kamila atau yang bisa kita kenal sebagai Insommia.

Nah penasaran kan, apa aja yang dibahas kak Mia? Let's check it out......

1. Kosmetik yang bahannya natural aman dan yang mengandung kimia nggak aman?

Masih banyak banget ternyata yang mengatakan bahkan mengklaim"Produk ini aman tanpa bahan kimia". Pada kenyataannya itu salah loh. Karena tidak semua produk natural itu aman, dan tidak semua yang dibuat dengan sintetisa dan menggunakan bahan kimia itu berbahaya.

Contohnya adalah air. Jika kita melihat ingredients untuk toner, moisturizer, lotion atau produk skincare lain, kita pasti sering membaca salah satu ingredients nya air. Air, water,atau aqua itu natural dan aman selama tidak ada rasa, bau maupun warna yang aneh. Tapi kita pasti ingat dong, saat di sekolah dulu kalau air itu ada nama kimianya. Yap, H2O. Jadi kita nggak bisa langsung  judge, jika aman tidak ada unsur kimianya.

Kak Mia juga memberikan contoh lain, yaitu Titanium Dioxide dan Zinc Oxide yang bisa temukan pada produk skincare. Kedua bahan ini merupakan bahan yang bagus sebagai suncreen agent untuk melawan sinar UVA dan UVB. Tapi pada kenyataannya, kedua produk ini yang digunakan untuk pembuatan suncreen menggunakan yang sintetis. Walaupun di alam juga ada Titanium Dioxide dan Zinc Dioxide, tetapi kedua bahan tersebut tidak aman digunakan dalam skincare karena beracun.

Jadi dari dua contoh diatas, tentu kita harus mulai merubah mindset kita. Bahwa yang natural tidak selalu aman, dan yang sintetis buatan pabrik tidak selalu berbahaya.

2. Let's talk about PARABEN

Beberapa tahun lalu sempet heboh bahwa paraben merupakan zat kimia berbahaya yang bisa menimbulkan kanker payudara. Selain itu paraben juga merupakan zat yang berasal dari bahan sintetis bukan yang terbuat dari alam. Klop banget ya bikin orang langsung anti sama paraben. Tapi apakah memang paraben seberbahaya itu? Dari yang dibaca oleh Kak Mia, terdapat misperepsi terhadap paraben ini.

Mari kita lihat beberapa tahun kebelakang dahulu. Media saat itu menggembar - gemborkan bahwa paraben sebagai reseptor estrogen yang bisa mempengaruhi hormon wanita. Estrogen ini dikaitkan sama penelitian kanker payudara dan ketidakmampuan wanita melakukan reproduksi. Mereka salah mengartikan gara gara ada penelitian yang dilakukan tahun 2004 terkait kanker payudara, di mana katanya sih di jaringan di dalam payudara ditemukan paraben. Padahal paraben yang ditemukan saat itu jumlahnya sangat kecil. Jika kita ibaratkan, seperti pasir dalam genggaman kita pada saat kita di gurun sahara.

Di Indonesia sendiri, lebih banyak ditemukan Ethylhexylglycerin, Phenoxyethanol,dan DMDM hyantoin sebagai bahan pengawet pada makeup ataupun skincare. Sampai sejauh ini, paraben termasuk yang paling aman. Karena sudah digunakan selama ratusan tahun sejak ditemukannya, dan kasus akibat alergi ataupun efek bahaya dari paraben sangat sedikit. Sedangkan Phenoxyethanol justru dilarang di beberapa negara, dan kemungkinan timbulnya alergi lebih besar dibandingkan paraben.

DMDMhyantoin sendiri merupakan pengawet jenis formaldehyde. Itu berarti bahwa pada saat ada bakteri hinggap pada skincare kita, DMDM ini akan berfungsi sebagai antimikroba yang akan langsung membunuh bakteri tersebut. Walaupun sampai sekarang masih dianggap aman, walaupun kadar amannya sendiri sekitar 0,2%.

CIR atau Cosmetics Ingredients Review merupakan sebuah lembaga yang didirikan di Amerika atas inisiatif dari beberapa brand. Mereka merilis info bahwa DMDM hyantoin, Phenyoxyethanol, dan paraben aman selama memenuhi standar safety-nya mereka.

3. Petrolum Jelly dan Mineral Oil bahaya?

Ini salah satu pertanyaanku juga sih. Karena pada saat aku pernah meng-share cleansing routine ku dan aku menggunakan baby oil. Ada yang mengatakan bahwa si baby oil yang mengandung mineral oil ini berbahaya jika dipakai di wajah, dan aku jadi bingung sekaligus takut mendengarnya.

Dan ternyata itu cuman mitos. Jadi Mineral Oil dan Petrolum Jelly  merupakan bahan yang natural dan ditemukan di alam. Kedua bahan ini terbentuk dari hidrokarbon, dan itu aman digunakan.Orang orang menjadi takut karena keduanya berasal dari petrolum yang biasa kita gunakan sebagai bahan bakar mobil seperti mesin.Tetapi Mineral Oil dan Petrolum Jelly yang digunakan dalam skincare berasal diproses dengan purifikasi terbaik.Dan itu bukanlah bahan yang akan menyebabkan clogged pores.

Jadi jika nantinya kalian menggunakan mineral oil misalnya.Lalu muncul jerawat dan komedo, kita tidak bisa serta merta meyalahkan si mineral oil sepenuhnya. Bisa jdi itu terjadi karena pori - pori yang tersumbat tanpa disadari, atau bisa juga mungkin karena produsen skincare atau makeup menggunakan minyak yang bukan purifikasi terbaik guna menekan angka pengeluaran. So...Jangan langsung nge judge skincare kita ya.

4. Emas dan Kolagen sebagai anti aging

Beberapa waktu belakangan, booming skincare yang mengandung kolagen dan emas sebagai bahan anti aging. Padahal itu merupakan sebuaj mitos. Jika kita membicarakan soal unsur metal, yang bisa kita percaya adalah copper-peptide. Hal itu dikarenakan sudah banyak yang mengarah kesana, dan peptide merupakan salah satu yang menjanjikan anti aging.

Didalam kolagen sendiri, terdapat istilah Hydrolyzed Collagen yang merupakan kolagen yang dipecah lagi hingga menjadi molekul terkecil. Menurut Kak Mia, kita perlu tahu setidaknya apa itu "Dalton Rule". Jadi dalton rule merupakan salah satu cara yang bisa menentukan apakah bahan bisa menjadi bahan skincare atau masuk dalam kategori obat atau "drug". Jika angkanya berada diatas 500, maka itu termasuk obat. Jika angkanya diatas 500, maka bisa digunakan sebagai bahan skincare.

Untuk mencari tahu angka tersebut adalah dengan menggunakan molecule weight atau massa molekul. Untuk Salicylc Acid berada didalam kisaran seratusan, sehingga sifatnya bisa menjadi drug. Oleh karena itu tidak disarankan untuk ibu hamil. Sementara kolagen berada dalam kisaran 80-12 kD jadi kira kira berada dalam ribuan hingga puluh ribuan.

Jika dilogikan, bagaimana kolagen bisa membantu untuk anti aging, jika bahan tersebut bahkan tidak bisa menembus lapisan kulit teratas. Oleh karena itu Kak Mia sendiri lebih menyebut kolagen sebagai humektan,yaitu bahan yang hanya bisa membuat kulit lebih lembab saja. Sedangkan untuk Salicylic Acid karena dia termasuk drug, sangat mungkin  untuk dia menembus pori - pori terdalam dan mengeksfoliasi dari dalam kulit.

Untuk Retinol sendiri, berada di angka 200. Sehingga memang bisa dijadikan sebagai bahan anti aging.

Nah, itu dia tadi ilmu - ilmu yang aku dapat dari kupas tuntas fakta dan mitos skincare bersama kak Mia. Buat aku sendiri, ini semua ilmu baru juga. Semoga ini bermanfaat yah...buat kita semua.

Okay, See you on my next post. Bye bye...

Follow me @olaole22